Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Sekretaris DPMD Inhil Buka Pelatihan Manajemen BUMDes

×

Sekretaris DPMD Inhil Buka Pelatihan Manajemen BUMDes

Sebarkan artikel ini

Indragiri Hilir – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indragiri Hilir membuka secara resmi pelatihan peningkatan kapasitas Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Senin 7 November 2022, malam.

Bertempat di Hotel Harmoni, Tembilahan, pelatihan peningkatan kapasitas manajemen BUMDes tersebut diikuti sebanyak 57 peserta yang dibagi kedalam 3 kelas pelatihan.

“Peserta Direktur BUMDes 19 orang, Sekretaris BUMDes 19 orang, Kepala unit BUMDes 19 orang, mereka berasal dari pengurus BUMDesa Kecamatan Kateman dan Batang Tuaka,” jelas Ketua Panitia dalam penyampaian laporan.

Pelatihan peningkatan kapasitas manajemen BUMDes dijelaskan Ketua panitia, bertujuan meningkatkan kompetensi pengelolaan dan manajemen BUMDes, terutama dalam manajemen dan pelaporan yang transparan dengan narasumber yang kompeten dibidangnya.

“Untuk narasumber, Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Inspektorat, Dinas Koperasi dan UKM, Fasilitator DMIJ,” urainya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indragiri Hilir, Dwi Budianto yang dalam sambutnya sekaligus membuka kegiatan pelatihan mengatakan Peningkatan kemampuan pengurus pada hakikatnya merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan pengurus Badan Usaha Milik Desa dalam mewujudkan pengurus yang profesional, efesien, efektif, terbuka dan bertanggungjawab.

“Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai kebijakan, diantaranya pembinaan dan pengawasan badan usaha milik desa, hal ini juga sejalan dengan apa yang sudah dilakukan oleh perangkat daerah yang mengarahkan kegiatan mereka ke BUMDes pada program DMIJ Plus Terintegrasi,” imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini di Kabupaten Inhil sudah ada 197 BUMDes, secara kelembagaan sudah terbentuk bahkan telah memiliki sarana dan prasnana pendukung dalam menunjang pelaksanaan efektivitas BUMDes.

“Sehingga nantinya diharapkan menjadi lumbung ekonomi desa dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa kedepannya,” Pungkasnya.