Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dapil IV Hadiri MTQ Tingkat Kecamatan Mandau

  • Whatsapp

Warganet.co – Duri – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dapil Mandau Nanang Haryanto, Syafroni Untung, Septian Nugraha dan Rosmawati Sinambela serta Dapil Bathin Solapan Hendri menghadiri acara pembukaan MTQ ke-44 tingkat Kecamatan Mandau dengan tema “Melalui MTQ Kita Bangun Generasi Qur’ani Yang Cerdas, Kreatif dan Berakhlakul Karimah Menuju Kecamatan Mandau Bermarwah Maju dan Sejahtera”, pada Minggu Malam (19/09/2022).

Bertempat di halaman Kantor Camat Mandau, MTQ secara resmi di buka oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso ditandai dengan penekanan tombol sirine didampingi mantan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Forkopimda, anggota DPRD Bengkalis, Camat Mandau dan Ketua LPTQ serta ketua panitia.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Bupati Kasmarni dalam sambutannya, dalam membangun sebuah daerah, diperlukan rohani masyarakat yang baik. Maka dari itu, perhelatan MTQ merupakan salah satu jalan dalam menjadikan masyarakat menjadi manusia yang agamis, damai rukun dan tentram.

Ketua Komisi IV Septian Nugraha mengungkapkan antusiasmenya atas penyelenggaraan MTQ kali ini. Ia mengapresiasi pihak panitia atas penataan acara yang begitu rapi dan terkoordinir, begitu pula dengan stand-stand bazar dengan ciri khas masing-masing desa dan kelurahan memeriahkan acara.

Sementara Sekertaris Komisi I DPRD Nanang Haryanto mengucapkan selamat atas pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Mandau ke-47 tahun 2022. Ia berharap mudah-mudahan melalui MTQ ini, dapat terlahir generasi penerus yang punya jiwa Qur’ani dan berakhlaqul kharimah serta mempunyai pribadi yang tangguh dan taat beribadah.

“Melalui pelaksanaan MTQ tersebut dapat diperoleh bibit-bibit Qori dan Qoriah yang mumpuni dan dapat mewakili Kecamatan Mandau pada MTQ tingkat kabupaten maupun provinsi nantinya,” ujar Nanang.

Kemudian Syafroni Untung sebagai salah satu anggota DPRD yang juga berasal dari Dapil Mandau mengatakan bahwa MTQ yang diselenggarakan tidak hanya menjaring para hafidz – hafidzah, tetapi juga merupakan salah satu media ampuh dan strategis untuk menghidupkan dan menumbuh kembangkan kecintaan umat islam terhadap Al-Quran sebagai tuntunan hidup.

Pos terkait