Karang Taruna Bengkalis Laksanakan Khitanan Massal untuk 300 Anak Kaum Dhuafa

  • Whatsapp

Warganet.co – Mandau – Memanfaatkan Moment Libur Tahun Ajaran Baru Sekolah, Karang Taruna Provinsi Riau bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) khitanan massal untuk 300 anak kaum dhuafa di Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan sunatan massal yang bekerjasama dengan Baznas Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Bank Riau Kepri ini di Kabupaten Bengkalis dibagi di dua tempat yaitu kecamatan Mandau tepatnya di Jalan Jati, Kelurahan Pematang Pudu, Sabtu (02/07/22) dan kecamatan Pinggir di kantor kecamatan, Ahad (03/07/22).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah kita mendapatkan 300 kuota anak dari 1000 kuota yang disiapkan Karang Taruna Provinsi Riau. Tentunya kami sangat berterima kasih kepada ketua Karang Taruna provinsi Muhammad Andri ST yang memberikan perhatian khusus terhadap Karang Taruna Kabupaten Bengkalis,” ujar Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkalis Hermansyah A.Md didampingi Muhammad Arsya Fadillah (sekretaris), Sabtu.

Turut hadir menyaksikan kegiatan sunatan massal tersebut, Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP, M.Si beserta jajarannya, Lurah Pematang Pudu Rio Sentosa, S.STP, Ketua Karang Taruna Kecamatan Mandau Robi Ardi dan jajarannya, Babinsa serta Babinkamtibmas Kelurahan Pematang Pudu.

Dijelaskan Hermansyah, anak yang mengikuti sunatan massal di prioritaskan berasal dari keluarga tak mampu alias kaum dhuafa, dengan maksud supaya membantu anak-anak yang sudah waktunya sunat, namun tak memiliki cukup biaya.

“Kita selesaikan dulu di empat kecamatan ini, Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Muandau. Apabila masih berlebihan akan kita laksanakan di kecamatan lain,” ungkap Hermansyah.

Ditambahkan Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bengkalis Muhammad Arsya Fadillah, selain sunatan massal, Karang Taruna Kabupaten Bengkalis juga mengikuti acara sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Sosial Provinsi Riau, Ahad (03/07/22).

“Narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Riau. Anggota kita yang ikut sebanyak 60 orang. Yang dibahas khusus terkait dengan Karang Taruna. Hal ini sangat bermanfaat bagi kita untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya aca.

Pos terkait