Scroll untuk baca artikel
Galeri Foto

DMIJ Plus Terintegrasi Terus Fasilitasi Kegiatan Pemdes Patih Jaya Belengkong Gelar

×

DMIJ Plus Terintegrasi Terus Fasilitasi Kegiatan Pemdes Patih Jaya Belengkong Gelar

Sebarkan artikel ini

INHIL– Pemerintah Desa Kepala Patih Jaya Kecamatan Teluk Belengkong Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des). 

Musyawarah RPJM Tahun Anggaran 2022-2027 tersebut digelar di Kantor Desa Kepala Patih Jaya Kecamatan Teluk Belengkong Kabupaten Indragiri Hilir,  20/02/2022.

Tampak dihadiri Kades Kepala Patih Jaya, Ketua BPD, Fasilitator Pemberdayaan (FMP), Fasilitator Teknis (FMT) Dodi, Pendamping Desa (PD) DMIJ Plus Terintegrasi, serta tokoh masyarakat.

Kades Kepala Patih Jaya mengatakan RPJM Desa merupakan rencana pembangunan desa dengan jangka waktunya selama enam tahun, tentu sangat penting dilaksanakan agar pelaksanaan pembangunan desa tercapai.

“RPJM Desa ini sifatnya sangat penting untuk dilaksanakan, karena tiada pembangunan tanpa perencanaan,” kata Ujar Kades Kepala Patih Jaya saat memberikan sambutan.

Kedes Kepala Patih Jaya berharap kepada perangkat desa serta masyarasa Kepala Patih Jaya bisa membantu mensukseskan pelaksanaan pembangunan desa seusai visi misinya bisa tercapai.

“Mari kita berkerjasama dalam mensukseskan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya yang merupakan Kades baru dilantik.

Sementara itu, Fasilitator Pendamping Desa (PD) Ade DMIJ Plus  mengatakan setelah digelar musyawarah tersebut, iya meminta kepada Kades serta perangkat desa segera membentuk Tim Penyusun RPJM Desa.

Tim itu sendiri terdiri dari sebelas anggota yang meliputi Kepala Desa sebagai pembina, Sekretaris Desa sebagai ketua, Ketua Lembaga Kemasyarakatan sebagai sekretaris dan anggotanya berasal dari perangkat desa serta tokoh masyarakat.

“Setelah membentuk Tim Penyusun RPJM, segera musyawarah kembali dan sepakati apa saja yang harus dikerjakan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan masyarakat,” terang Ade.

Ade berpesan, Tim Penyusun nantinya juga harus menampung aspirasi masyarakat dan disepakati bersama agar kebutuhan masyarakat bisa terealisasi, baik dari bidang pembangunan, perekonomian, serta pendidikan.